in Indonesia

Indonesian language climate change compilation by Down to Earth

Indonesian language climate change compilation by Down to Earth

Down to Earth has released an Indonesian language book as a special edition to mark the organisation’s 20th birthday. The book consists of 12 articles related to climate change from the Down to Earth newsletter and the topics covered range from climate change developments and policies at national and international level to Indigenous Peoples’ rights and climate justice.

The publication is titled “Keadilan Iklim Dan Penghidupan Yang Berkelanjutan” and can be downloaded here (pdf file 1.0 MB).

English language versions of the articles are available on Down to Earth’s website. Down to Earth has produced several articles relevant to REDD in Indonesia, including the following:

Here’s the Introduction to the book in Bahasa Indonesian:

PENGANTAR

Buku ini merupakan edisi khusus dalam memperingati ulang tahun DTE yang ke-20.Terbitan kali ini adalah kumpulan 12 artikel DTE yang telah diterbitkan dalam buletin. Kumpulan artikel mulai edisi ke-74 di bulan Agustus 2007 hingga edisi ke-79 di Nopember 2008 khusus menyoroti masalah perubahan iklim. Mulai dari perkembangan isu perubahan iklim, kebijakan pemerintah baik nasional dan internasional, hak masyarakat khususnya masyarakat adat serta keadilan iklim. DTE berharap melalui kumpulan artikel ini, organisasi masyarat sipil dan masyarakat adat dapat mengambil peran dalam perdebatan mengenai perubahan iklim baik ditingkat lokal, nasional dan internasional. Ini merupakan bagian dari strategi DTE sebagai jembatan informasi dua arah bagi ‘keadilan iklim dan keberlanjutan penghidupan’ masyarakat di Indonesia.

DTE mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu penerbitan edisi khusus ulang tahun ke-20 pada Desember 2008 mengenai perubahan iklim. Terimakasih buat Simawati Gunawan dan Ima Susilowati yang membantu penerjemahan ke Bahasa Indonesia. Kepada Adriana Sri Adhiati yang membantu mengoreksi penulisan Bahasa Indonesia. Tidak lupa kepada para penulis artikel, Carolyn Marr, Liz Chidley, Adriana Sri Adhiati, Yuyun Indradi, Betty Tiominar dan Andrew Hickman.

Leave a Reply